30.12.07

Life Is Like a Book

Boleh dong sekali-kali gw serius dalam menulis blog. Gak harus nulis yang sinting melulu kan? Kali ini gw baru mendapatkan teori baru. Atau perumpamaan. Menurut gw hidup manusia itu seperti sebuah buku. Mulai dari covernya hingga halaman terakhir. Lengkapanya seperti ini.

Cover: Biasanya di cover selalu ada judul. Bisa diumpamakan bahwa judul ini adalah nama yang orangtua kita berikan kepada kita. Lalu kita masuk ke halaman pertama.

Daftar Isi: Ada orang yang bilang, pada saat kita masih dalam kandungan hidup kita sudah ditentukan. Sama seperti buku walau kita belum mulai membaca, sudah ada daftar isi yang menentukan segala isinya.

Chapter 1: Bisa diibaratkan (bukan diitimurkan) bahwa ini adalah fase kita lahir di bumi. Kalo dibuku biasanya berisi tentang asal-usul sang karakter.

Chapter 2: Kita mulai masuk sekolah. Konflik kecil mulai berdatangan. Sama seperti dibuku. Konflik sudah ada tapi masih berskala kecil.

Chapter 3: Kita mulai menginjak remaja. Walau begitu gw lebih suka menginjak semut.

Chapter 4: Lu mulai bekerja. Biasanya ini adalah fase yang mengantarkan lu kepada konflik utama, sama seperti di buku.

Chapter 5: Lu married, jabatan udah mulai tinggi dan sedikit lagi mencapai puncaknya.

Chapter 6: Kalo di buku bisa dibilang ini adalah puncak pencapaian sang karakter. Begitu juga dengan hiduplu. Lu udah berkeluarga dan punya jabatan tinggi. Walau begitu tidak mudah untuk mencapai puncak, karena selain macet kalo di hari libur, perjalanannya juga terbilang jauh.

Chapter 7: Ketika lu berada di puncak kejayaan, lu boleh bahagia. Tapi yang terpenting lu harus aware, because roda kehidupan selalu berputar. Dan lu harus siap untuk jatuh.

Chapter 8: Bener aja, lu jatuh. Tiba-tiba lu dipecat dari kantor, istri ninggalin lu. Dan semua yang lu punya hilang begitu saja ditelan bumi.

Chapter 9: Ketika lu kehilangan semuanya, hanya ada satu tempat untuk memohon. Yaitu kepada pencipta lu.

Chapter 10: You meet Your Maker

Sama halnya seperti buku, hidup lu dapat berakhir bahagia atau tragis. Lu sendiri yang menentukannya.

No comments:

Powered By Blogger